penantiankah atau.....perlu kesabaran.......??????
Meski kekasih sementara hanya sebuah sebutan
Meski harapan belum kunjung pada kenyataan
Namun aku masih berjibaku akan kemelut dihati
Setelah tragedi dimalam itu
Yang dengan buasnya menyayat perasaan halusmu
Perasaan yang sesungguhnya telah tulus untuk menerimaku
Aku masih betah merindukan bayang - bayang lembutmu
Aku masih ingin selalu dekat denganmu.......
Meski pagi telah merubah kepekatan malam menjadi bias - bias kebahagiaan
Meski kicau burung telah mengisi kehampaan malam itu jadi riuh gemuruh keceriaan
Meski helaan nafas sang angin sejuk telah segarkan kembali jiwa kita
Yang saat itu sama - sama telah lesu tertunduk
Namun telapak tangan ini masih hendak menggapai gemulai lenganmu
Apabila engkau masih berkenan menerima kerinduanku......
Apabila engkau masih berbesar hati menyambut perasaanku yang dulu
Ya, suatu saat........
Perasaan itu tidak dapat sirna direngkuh berbagai zaman
Kerinduan itu tiada akan bisa dipendam dalam kuburan masa yang terus berlalu
Aku masih ingin selalu dekat denganmu
Meski jatah usiaku tiada lagi lama berpijak disemesta raya
Apabila Dia memang merestui.......
Maka kuyakin rasa itu tetap utuh terjaga
Dan kasih sayang tidak lagi akan berpaling dari kita
Kekasih.......
Cinta itu memang sebuah kesabaran yang melelahkan
Sebuah penantian yang teramat panjang
Dan bukannya wacana singkat yang hanya nikmat sesaat
Maka bersabarlah.......
.jpg)

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home